Sekali lagi, LOOR, Komunitas Fotografi Jayapura menunjukkan kemajuan dari komunitasnya. setelah beberapa kali mengadakan seminar fotografi, bedah foto, hunting bareng, goes to school dan kegiatan lainnya, tiba saatnya Loor mengekspresikan diri mereka dengan mengadakan Pameran Fotografi Yang bertemakan “Ekspresi LOOR”.
Pameran Fotografi ini merupakan kali ke empat dalam tiga tahun terakhir sejak terbentuknya komunitas ini sejak 15 November 2008 dan pameran ini dalam rangka Ulang Tahun LOOR yang ke-3
Beda pameran kali ini dengan 3 pameran sebelumnya, kali ini LOOR lebih ingin mengekspresikan karya mereka ketimbang terikat pada tema foto yang akan di pamerkan seperti 3 pameran sebelumnya. mengingat setiap anggota dari komunitas ini tidak saja mengeksplore panorama, kultur, satwa yang ada di Jayapura dan Papua saja melainkan juga daerah lain bahkan LOOR melakukan Hunting Foto sampai Ke Luar Negeri. Namun dari 100 frame Foto yang di pamerkan komunitas ini, tetap saja persentase jumlah foto yang di ambil di daerah Papua lebih banyak ketimbang daerah lain.
Secara pribadi saya melihat ini merupakan suatu kemajuan dimana ada sedikit perubahan Gaya setidaknya bila dilihat dari tema pada 3 pameran sebelumnya, kali ini benar2 tidak terikat kepada Foto apa yang harus di tampilkan tetapi lebih kepada Foto Apa yang ingin di tampilkan oleh masing-masing peserta.
100 Frame Foto Karya terbaik Anggota LOOR, Komunitas Fotografi Jayapura akan disandingkan dengan 4 karya foto dari Fotografer Indonesia yakni Kristupa Saragih, Yadi Yasin, Ilias Irawan, dan Rarindra Prakarsa yang akan meramaikan pameran “Ekspresi LOOR” kali ini. ke empat nama yang saya sebutkan diatas merupakan tolak ukur kami, yang selalu mengilhami pola pikir kami dalam mengembangkan setiap karya foto yang akan di buat tentunya setiap orang punya idola, dan kami mengidolakan mereka tentunya dengan gaya kami masing-masing dari komunitas ini.
Sungguh membanggakan saya bisa terlibat didalamnya bukan karena saya bisa menampilkan karya foto dalam pameran ini tetapi lebih kepada keterlibatan terhadap kemajuan komunitas ini dan kemajuan terhadap dunia fotografi di Jayapura, papua bahkan Indonesia umumnya.
Bravo LOOR, Bravo Fotografi indonesia

Hidup LOOr,,hancurkan ahhh,,,kam yang pangaruh,,,
BRAVO LOOR
LOOR MAJUUUUUUUUUUUUU.. TRUS
Pingback: Belajar dan Berubah dari Cibiran itu | Nur Alam MN
Makasih semua… keep Jepret :-bd