Berpikir Kritis

Berpikir Kritis adalah “ketetapan yang hati-hati dan tidak tergesa-gesa untuk apakah kita sebaiknya menerima, menolak atau menangguhkan penilaian terhadap suatu pernyataan, dan
tingkat kepercayaan dengan mana kita menerima atau menolaknya.”
dari
Critical Thinking oleh Moore dan Parker

STRATEGI MEMBACA KRITIS

Tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut pada dirimu sendiri:

  • Apa topiknya?
  • Kesimpulan apa yang diambil oleh penulis tentang topik tersebut?
  • Alasan-alasan apa yang dikemukan penulis yang membuatnya percaya?
    • Hati-hati dengan alasan yang tidak obyektif (misalnya: alasan kasihan, ketakutan, penyalahgunaan statisktik, dll) yang dapat menipu pembaca.
  • Apakah penulis menggunakan fakta atau opini?
    • Fakta dapat dibuktikan.
    • Opini tidak dapat dibuktikan dan mungkin tidak memiliki dasar yang kuat.
  • Apakah penulis menggunakan kata-kata netral atau emosional?
    • Pembaca kritis melihat di balik kata-kata untuk mengetahui apakah alasan-alasannya jelas.

Karakteristik Pemikir Kritis

  • Mereka jujur terhadap diri sendiri.
  • Mereka melawan manipulasi.
  • Mereka mengatasi kebingungan.
  • Mereka bertanya.
  • Mereka mendasarkan penilaiannya pada bukti.
  • Mereka mencari hubungan antar topik.
  • Mereka bebas secara intelektual.

Sumber : Disini

Silahkan tinggalkan komentarnya... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s