Knowledge Management

Arti dari Manajemen pengetahuan pada dasarnya muncul untuk menjawab pertanyaan bagaimana seharusnya mengelola pengetahuan, dan bagaimana mengelolanya. Kesadaran untuk menerapkan pendekatan Manajemen pengetahuan kedalam strategi bisnis di perlukan karena terbukti perusahaan yang menjadikan sumberdaya pengetahuan sebagai aset utamanya senantiasa mampu mendorong perusahaan lebih inovatif yang bermuara kepada kepemilikan daya saing perusahaan terhadap para pesaing.

Pada masa lalu muncul pandangan bahwa informasi adalah Power, namun kini terbukti bahwa kepemilikan informasi saja tidak cukup, tetapi yang lebih utama yaitu bagaimana informasi tersebut di judgment sehingga menjadi ide, dan ide tersebut selanjutnya diberi konteks sehingga menjadi pengetahuan. Karena posisi pengetahuan yang sedemikian penting dalam konteks daya saing perusahaan saat ini, oleh karena itu pada hakikatnya daya saing perusahaan berasal dari pengetahuan.

Beberapa ahli mencoba memberikan definisi mengenai Manajemen pengetahuan, namun masing-masing definisi tersebut bila di cermati ternyata memiliki makna yang berbeda-beda.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif, ada baiknya kita mengutip beberapa definisi yang berasal dari para ahli berikut ini.

  1. Manajemen pengetahuan sebagai pelaksanaan penciptaan, penangkapan, pentransferan, dan pengaksesan pengetahuan dan informasi yang tepat ketika dibutuhkan untuk membuat keputusan yang lebih baik, bertindak dengan tepat, serta memberikan hasil dalam rangka mendukung strategi bisnis (Horwitch dan Armacost, 2002).
  2. Manajemen pengetahuan sebagai sistem yang memungkinkan perusahaan menyerap pengetahuan, pengalaman, dan kreatifitas para stafnya untuk perbaikan kinerja perusahaan (Davidson dan Voss, 2002).
  3. Manajemen pengetahuan sebagai suatu strategi yang mengubah aset intelektual organisasi, baik informasiyang sudah terekam maupun bakat dari para anggotanya kedalam produktivitas yang lebih tinggi, nilai-nilai baru, dan peningkatan daya saing (Knowledge Transfer International (KTI)).

Berbagai definisi yang dikemukakan oleh paraahli tersebut terlihat memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Tannenbaum (1998) menawarkan definis berikut ini yang dapat dijadikan sebagai suatu konsensus sehingga didapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap definsi manajemen pengetahuan.

  1. Manejemen pengetahuan mencakup pengumpulan, penyusunan, penyimpanan, dan pengaksesan informasi untuk membangun pengetahuan, pemanfaatan dengan tepat teknologi informasi seperti computer yang dapat mendukung manajemen pengetahuan, namun teknologi informasi tersebut bukanlah manajemen pengetahuan.
  2. Manajemen pengetahuan mencakup berbagi pengetahuan (sharing knowledge). Tanpa berbagi pengetahuan akan gagal. Kultur perusahaan, dinamika dan praktik (seperti penggajian) dapat mempengaruhi pengetahuan. Kultur dan aspek social dari manajemen pengetahuan merupakan tantangan yang signifikan.
  3. Manajemen pengetahuan terkait dengan pengetahuan prang. Pada suatu saat, organisasi membutuhkan orang-orang yang kompeten untuk memahami dan memanfaatkan informasi dengan efektif. Organisasi terkait dengan individu untuk melakukan inovasi dan memberi petunjuk kepada organisasi. Organsiasi juga terkait dengan persoalan keahlianyang menyediakan input untuk menerapkan manajemen pengetahuan. Oleh karena itu, organisasi mesti mempertimbangkan bagaimana menarik, mengembangkan, dan mempertahankan anggita sebagai bagian dari domain manajemen pengetahuan.
  4. Manajemen pengetahuan terkait dengan peningkatan efektivitas organisasi. Berkonsentarsi dengan manajemen pengetahuan karena dipercaya bahwa manajemen pengetahuan dapat memberikan konstribusi kepada vitalitas dan kesuksesan perusahaan. Upaya untuk mengukur modal intelektual dan untuk menilai efektivitas manajemen pengetahuan harus dapat membantu memahami secara luas pengelolaan pengetahuan yang telah dilakukan.

*Dari berbagai sumber

Berbagai definisi yang dikemukakan oleh paraahli tersebut terlihat memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Tannenbaum (1998) menawarkan definis berikut ini yang dapat dijadikan sebagai suatu konsensus sehingga didapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap definsi manajemen pengetahuan.

  1. Manejemen pengetahuan mencakup pengumpulan, penyusunan, penyimpanan, dan pengaksesan informasi untuk membangun pengetahuan, pemanfaatan dengan tepat teknologi informasi seperti computer yang dapat mendukung manajemen pengetahuan, namun teknologi informasi tersebut bukanlah manajemen pengetahuan.
  2. Manajemen pengetahuan mencakup berbagi pengetahuan (sharing knowledge). Tanpa berbagi pengetahuan akan gagal. Kultur perusahaan, dinamika dan praktik (seperti penggajian) dapat mempengaruhi pengetahuan. Kultur dan aspek social dari manajemen pengetahuan merupakan tantangan yang signifikan.
  3. Manajemen pengetahuan terkait dengan pengetahuan prang. Pada suatu saat, organisasi membutuhkan orang-orang yang kompeten untuk memahami dan memanfaatkan informasi dengan efektif. Organisasi terkait dengan individu untuk melakukan inovasi dan memberi petunjuk kepada organisasi. Organsiasi juga terkait dengan persoalan keahlianyang menyediakan input untuk menerapkan manajemen pengetahuan. Oleh karena itu, organisasi mesti mempertimbangkan bagaimana menarik, mengembangkan, dan mempertahankan anggita sebagai bagian dari domain manajemen pengetahuan.
  4. Manajemen pengetahuan terkait dengan peningkatan efektivitas organisasi. Berkonsentarsi dengan manajemen pengetahuan karena dipercaya bahwa manajemen pengetahuan dapat memberikan konstribusi kepada vitalitas dan kesuksesan perusahaan. Upaya untuk mengukur modal intelektual dan untuk menilai efektivitas manajemen pengetahuan harus dapat membantu memahami secara luas pengelolaan pengetahuan yang telah dilakukan.

One response to “Knowledge Management

  1. Pingback: Mulai ngeblog lagi « Nur Alam MN·

Silahkan tinggalkan komentarnya... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s