Belajar dan Berubah dari Cibiran itu

Pameran foto itu sudah berakhir kemarin, namun membuat karya foto akan kami lakukan terus menerus demi meningkatkan kualitas kami tentunya. Photo Taken With HTC Sense by : Nur Alam Mn

Kalau anda sekalian datang dan menyaksikan pameran fotografi yang di laksanakan di Jayapura oleh LOOR, Komunitas Fotografi Jayapura yang bertemakan “Ekspresi Loor” tanggal 18-19 Nov 2011 kemarin anda akan melihat 100 Karya terbaik Fotografer Jayapura yang walaupun terhitung baru namun dapat menciptakan karya yang menurut pengamatan pribadi saya sungguh luar biasa. Luar biasa bagi saya bukan sekedar “Lip Service” untuk menyenangkan mereka atau pun saya sendiri yang juga berkontribusi menyumbangkan 7 Karya foto, tetapi luar biasa dalam arti sebenarnya sekalipun unsur Subjektif ada di dalamnya.

Posisi saya di dalam Komunitas fotografi Jayapura ini bukanlah Ketua, hanya anggota biasa yang kebetulan merupakan salah satu dari empat orang yang pertama kali merintis terbentuknya komunitas ini, dengan begitu tentunya banyak hal yang terjadi dalam komunitas ini yang tidak luput dari pantauan saya pribadi termasuk perkembangan skill dalam menciptakan karya bagi para anggota komunitas ini.

Sudah empat kali kami memamerkan karya kami di publik Kota Jayapura, dalam tiga pameran sebelumnya terus terang kami menerima banyak sekali Kritikan dan tidak sedikit juga yang memuji karya kami. point yang ingin saya sampaikan disini tentunya Kritikan yang masuk untuk komunitas kami.

Saya teringat banyak sekali yang mencibir dan meremehkan hasil karya kami, secara objektif juga memang pada saat itu masih banyak kekurangan baik dari penampilan pameran, teknik foto bahkan pesan yang disampaikan dalam setiap foto. “Ah, biasa aja fotonya!”, “Foto kayak gini koq di pamerkan” dan masih banyak lagi cibiran2 yang kami terima dari sisi karya. Seolah-olah kami ini belum pantas untuk membuat pameran foto. Namun di sisi lain banyak juga yang mengapresiasi kegiatan yang kami lakukan kebanyakan dari mereka merupakan orang-orang yang juga pehoby foto namun belum tergabung dalam komunitas.

Hal Kontras saya temukan saat kami menggelar pameran Ke-4 kami yang bertemakan “Ekspresi Loor” ini, Setiap pengunjung di buat terperangah dengan 100 Frame foto yang di tampilkan teman-teman fotografer jayapura dalam wadah LOOR bahkan tidak sedikit pengunjung yang meminta diri untuk langsung bergabung kedalam komunitas dengan harapan bisa mendapatkan ilmu fotografi yang bagi mereka merupakan kegiatan yang sangat mengasikan.

Dari pengamatan saya, banyak yang mengapresiasi kegiatan ini, dan bahkan mengangkat topi terhadap karya foto yang di tampilkan. “Pameran foto ini selayaknya di lakukan di Jakarta karena kualitas Fotonya tidak kalah bagus” Ujar seorang pengunjung yang sering menyaksikan pameran foto di luar Jayapura, “Pameran ini seperti yang pernah saya lihat diSurabaya” kata pengunjung lainnya. sebagian besar pengunjung mengagumi foto-foto yang di pamerkan bahkan banyak yang tidak percaya bahwa ini semua di buat oleh anak-anak Jayapura. Sungguh suatu apresiasi yang mengharukan walau sebelumnya Saya merasa sedikit khawatir apa yang kami tampilkan takutnya kurang diminati mengingat pada masa lalu itu pernah terjadi😀

Semua ini tidak lepas dari keinginan besar setiap anggota bahwa komunitas ini harus melakukan hal yang benar “Belajar dan Berubah”, pelajari terus ilmunya, cari dimana pun ilmu itu ada, merubah setiap hal negatif menjadi positif dalam menciptakan karya foto yang bisa mebuat pemirsa memahami apa sebenarnya yang ingin di sampaikan dalam setiap karya foto masing-masing peserta. Cibiran yang pernah akami dapatkan tidak membuat kami “Jatuh” Terlalu lama, dan pujian tidak serta merta membuat terlalu mudah besar kepala namun tetap menjadi acuan kami untuk terus berkarya untuk meningkatkan kemampuan individu, meningkatkan minat fotografi, memajukan fotografi dan membesarkan fotografi di kota jayapura.

Sekarang kami sudah berumur 3 tahun kami masih mudah tetapi sebagai Fotografer ingin saya sampaikan dulu kami dicibir tapi sekarang kami tidak akan memberikan kesempatan untuk Orang lain bisa berfikir hal tersebut terlalu lama. Kami berjanji bahwa Fotografer di Jayapura Juga bisa membuat karya Foto yang bisa disandingkan dengan Fotografer di tempat laqin di seluruh indonesia bahkan diseluruh dunia dan kami layak memamerkan Karya-Karya Kami dan kami berjanji pameran sebelumnya kami akan berusaha menampilkan Karya yang lebih baik lagi Terima Kasih[]

9 responses to “Belajar dan Berubah dari Cibiran itu

  1. i love LOOR,,,
    dimanapun kapanpun LOOR selalu di hati,,,hehehe,,,Maju Trus Karya2 Anak Jayapura,,,,

  2. angkat nama papua kuhususnya jayapura di bidang fotography….
    sukses buat LOOR.
    sy sangat tertarik dan ingin bergabung da belajar kepada senior”…..

  3. Mantaf … Terus dan tingkatkan . Pameran seperti ini paling cepat harus 1 minggu . dan hasil karyanya di perbanyak dan poto yang di tampilkan harus diperbanyak .. Gbu LOOR

  4. Cibiran itu akan menjadi cambuk untuk bergerak maju bagi mereka yang melihat “Cibiran” sebagai pemicu tuk menghasilkan yang terbaik.
    Namun dapat juga menjadi “pembunuh” bagi mereka yang tidak memiliki semangat hidup.

    .Aju LOOR!!! Kita buktikan kepada dunia luar bahwa kita BISA.

Silahkan tinggalkan komentarnya... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s